Pelajari tentang penyebab ban cepat botak pada mobil dan motor.
Ilustrasi ban botak.(Otomotif/Reka)

Pelajari tentang penyebab ban cepat botak pada mobil dan motor.

Pelajari tentang penyebab ban cepat botak pada mobil dan motor.Hampir semua mobil tidak lepas dari peran ban. Chuck karet adalah bagian yang sangat penting.

Meski tergolong slow moving atau part yang membutuhkan waktu lama untuk diganti, ternyata ban bisa lebih cepat aus atau botak.

Tidak hanya faktor usia, tetapi juga beberapa faktor lain yang mempercepat terjadinya kebotakan. Hal inilah yang membuat setiap pemilik mengenali penyebab cepat botak pada mobil dan motor.

Merujuk laman Nissan, ternyata ada beberapa hal yang menyebabkan ban cepat botak dari seharusnya.

Komponen komposisi ban

Ban kendaraan biasanya terdiri dari beberapa jenis bahan yang memenuhi fungsinya.

1. Bagian dalam ban

Bagian dalam ban terbuat dari karet lunak. Bagian ini digunakan untuk menjaga udara di dalam ban.

2. Sabuk untuk ban

Sabuk ban biasanya terbuat dari kawat. Belt ini berfungsi untuk menjaga kekakuan dan kekuatan ban.

3. Tapak ban

Ini adalah satu-satunya komponen ban yang akan bersentuhan langsung dengan permukaan jalan.

Senyawa tapak ban biasanya berubah sesuai dengan kebutuhan kendaraan itu sendiri.

4. Dinding ban

Dinding samping ban adalah bagian ban yang terletak di bagian samping. Bagian ini sebenarnya yang paling rentan karena paling tipis dan terluas dibandingkan bagian ban lainnya.

Baca Juga :   BMW diduga berhenti menjual mobil i3 listrik di Indonesia

Karena permukaan ban adalah yang terluas dan tertipis, dinding ban dapat dengan mudah terkoyak jika terkena benda tajam atau keras.

5. Cakupan ban

Lapisan ban, juga dikenal sebagai ply, biasanya terbuat dari serat kain atau benang yang dianyam dan dilapisi karet. Lapisan ini membuat ban lebih awet.

Penyebab ban cepat botak

Meski ban cenderung aus karena pemakaian, ternyata ada beberapa penyebab ban cepat botak pada mobil atau motor.

1. Cara mengemudi mobil

Sebagus apapun ban Anda, akan sia-sia jika Anda salah jalan.

Pembukaan throttle yang tiba-tiba dan pengereman yang keras akan mengakibatkan erosi permukaan ban dengan cepat.

Pada kondisi yang lebih parah, erosi yang tidak merata dapat menyebabkan ban pecah.

2. Tekanan angin

Setiap ban memiliki tekanan udara tersendiri, tergantung dari karakteristik dan penggunaan dari ban itu sendiri.

Pabrikan biasanya juga menetapkan tekanan angin yang ideal untuk kendaraan.

Jika tekanan udara lebih rendah atau lebih tinggi, ban tidak dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Itu juga bisa merusak ban jika sering dilakukan.

3. Rotasi

Meski terlihat sepele, pemintalan ban sebenarnya sangat diperlukan.

Kendaraan yang sering berbelok ke satu arah hanya memakai ban di sisi itu.

Putaran tersebut membuat laju keausan ban merata, tidak hanya satu sisi.

4. Kesalahan pemilihan bus.

Setiap bus memiliki kode yang berisi data yang mewakili batas untuk bus. Batasan ini mencakup kecepatan maksimum dan berat kendaraan yang dapat ditopang oleh ban itu sendiri.

Seringkali pemilik kendaraan tidak mengetahui dan tidak memperhatikan hal ini. Namun, akibatnya bisa fatal.

Sebagai pemilik kendaraan, Anda harus mengetahui penyebab kebotakan pada ban mobil dan motor agar ban awet.

Baca Juga :   Honda Tanggapi Mobil Listrik Toyota God of Calya Tiba di Indonesia

Check Also

Kisah VW Kombi berkelanjutan yang terinspirasi oleh troli

Kisah VW Kombi berkelanjutan yang terinspirasi oleh troli

Ada dua jenis kendaraan Volkswagen atau VW yang sangat populer di Indonesia. Yang pertama adalah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *